Mengelola Majalah Sekolah




Pelatihan Belajar Menulis, Pertemuan ke 12

Hari / tanggal             : Jumat/ 11 Februari 2022

Narasumber                : Widya Setianingsih, S.Ag

Moderator                  : Maesaroh

Penulis                       : Satrianah, S.Pd.I

Malam ini adalah pertemuan yang ke 12 membahas tentang mengelolah majalah sekolah. Dulu sewaktu kuliah saya sangat dekat dengan majalah walaupun hanya sekedar pembaca. saya sering berlangganan majalah, setiap epesodenya selalu di nanti-nanti. setelah saya selesai kuliah saya langsung menjadi guru dan mengabdi di daerah 3T saya tidak pernah lagi bertemu dengan yang namanya majalah.  

Baiklah kita langsung saja ke materi. Menurut KBBI Majalah adalah: Terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.

Berdasarkan Waktu penerbitannya, majalah dibedakan atas:

1. Majalah bulanan

2. Tengah bulanan, 

3. Mingguan, dan sebagainya

            Menurut  isinya dibedakan atas majalah berita, anak-anak, wanita, remaja, olahraga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dan sebagainya.

A.   Langkah-langkah Menerbitkan Majalah Sekolah:

    1. Menyatukan ide dan gagasan. Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi dan organisasi. Membentuk susunan redaksi majalah

2. Mengajukan Proposal. Membuat proposal meliputi latar belakang, tujuan, susunan redaksi, anggaran dana.

    3.  Membuat rancangan majalah. Menentukan nama majalah, isi berita, pendanaan dll. 

    4.  Mencari rekanan pendukung. Percetakan, sponsor dll

B.  Susunan Redaksi Majalah Sekolah

     1. Penasehat           : Dari Yayasan Sekolah/Komite Sekolah

      Tugasnya: Memberikan segala pertimbangan terhadap segenap crew tentang majalah sekolah

2.  Penanggung Jawab : Yaitu Kepala Sekolah

Tugasnya : Bertanggung jawab atas keseluruhan jalannya penerbitan pers, baik ke dalam             maupun     ke luar. Ia dapat melimpahkan pertanggungjawabannya kepada Pemimpin Redaksi   sepanjang menyangkut isi penerbitan (redaksional) 

3. Pimpinan redaksi : Dari Guru yang ditunjuk. Pemimpin Redaksi (Editor in Chief) bertanggung jawab terhadap mekanisme dan aktivitas kerja keredaksian sehari-hari. Ia harus mengawasi isi seluruh rubrik media massa yang dipimpinnya.

4. Editor 

Tugasnya: Bertanggung jawab  swa sunting tulisan, proofreading dan mengedit semua tulisan

5. Reporter : Reporter merupakan “prajurit” di bagian redaksi. Mencari berita lalu membuat atau menyusunnya, merupakan tugas pokoknya.

6. Fotografer  Tugasnya mengambil gambar peristiwa atau objek tertentu yang bernilai berita atau untuk melengkapi tulisan berita yang dibuat wartawan tulis.

7. Layout 

Tugasnya mendesain majalah, dan tata letaknya agar menjadi tampilan komunikatif dan menarik untuk disajikan

8. Bendahara : Tugasnya: Mengatur jalannya sirkulasi keuangan majalah sekolah

C. Manfaat Majalah Sekolah

1. Sebagai sarana komunikasi sekolah dengan walimurid, dan siswa

2. Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan.

3. Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya (menulis, menggambar  dll)

4. Sarana publikasi sekolah di masyarakat 

5. Menjadi Kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi.

D. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah.

1. Membuat nama majalah. Buatlah nama yang unik, menarik dan mudah diingat.       

2. Menentukan artikel yang akan ditampilkan. 1.  Visi Misi Sekolah : Visi, misi sekolah masing-masing dituliskan di hal 2.

3. Salam Redaksi : Kata sapaan pimred pada pembaca, menyampaikan isi majalah secara singkat, tema majalah, kondisi teraktual saat itu.

4. Berita Sekolah : Kegiatan-kegiatan sekolah, misalnya peringatan PHBI-PHBN, kegiatan sekolah dll.

5. Profil Guru : Dimuat secara bergiliran mulai dari kasek, wakasek, guru, staf pendidik. 

6. Profil Siswa Berprestasi: Menampilkan siswa paling berpretasi.

7. Karya Siswa : Menampilkan tulisan siswa, puisi, cerpen, foto hasil karya siswa berupa kerajinan, gambar dll. 

8. Kegiatan Siswa: Kegiatan outingclass, ataupun inclass. Misalnya outbound, praktek di kelas, unjuk kerja, game dll. 

9. Kuiz berhadiah: Disesuaikan dengan jenjang kelas. Untuk SD TTS, tebak gambar, dll. Dan berhadiah.

10. Prestasi Sekolah : menampilkan prestasi terbaru dari guru, siswa, dan sekolah.

11. Info dan pengumuman: Info ujian, libur dsbnya

E. Mengajukan ISSBN.

 Agar majalah kita memiliki hak paten, maka Mengajukan ISSBN sangatlah penting. Kita bisa menghubungi penerbit untuk membantu kita mendapatkan ISSBN.

Carilah tema dari hal yang lagi booming atau ngetrend di lingkungan sekolah dan masyarakat. Isue-isue keseharian yang sedang booming di lingkungan sekolah dan masyarakat bisa kita gunakan sebagai tema.

F. Menentukan Bahasa yang dipakai dalam majalah. 

Sebelum menentukan bahasa yang akan kita pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar kita yakni siswa-siswi kita dan wal imurid.

Saran : 

a.    Gunakan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak.

b.    Tidak menggunakan bahasa terlalu formal/kaku.

c.     Gunakan bahasa keseharian dan pergaulan. 

d.    Selipkan bahasa-bahasa gaul yang lagi ngetrend (asalkan harus sopan)

e.     Gunakan bahasa komunikatif sehingga seolah-olah kita sedang berbincang dengan pembaca.

G. Cover dan Layout Menarik. 

a. Fungsi dari cover majalah adalah untuk melindungi isi majalah.

b. Mencerminkan tema dan isi majalah. Karena itu tampilan cover harus menarik pembaca.

Hal yang perlu diperhatikan dalam Layout dan tata letak majalah. 

1.    Dibuat sesuai tema dan tingkatan usia pembaca (SD,SMP, SMA).

2.    Praktis, simple, menarik dan memuat seluruh artikel dengan penataan padat tapi tidak sumpek.

3.     Carilah guru yang berkompeten di IT sebagai tenaga layout dengan menggunakan aplikasi Corel. 

H. Pembiayaan. Pembiayaan digunakan untuk:

1. Biaya cetak majalah

2. Membayar HR crew

3. Pembelian hadiah kuiz dll

I . Percetakan.

Tidak bisa dipungkiri percetakan merupakan faktor penting adanya majalah secara fisik. Akan tetapi bila tidak memungkinkan majalah dicetak karena beberapa hal misalnya pendanaan, situasi tidak bisa tatap muka karena pandemi maka majalah bisa juga disampaikan dalam bentuk online. Misalnya dishare dalam bentuk PDF melalui WhatsAp, Web sekolah, IG, Facebook dll.

J. Upgrade Ilmu Secara Kontinue.

Agar majalah selalu Uptodate maka harus ada jadwal untuk mengupgrade ilmu bagi para crew. Misalnya pelatihan menulis, pelatihan aplikasi Corel,Photoshop untuk layout dll dengan memberdayakan teman sejawat atau mendatangkan narasumber ahli.

K. Pupuk Kekompakan Team.

 Ibaratnya tubuh maka crew majalah adalah bagian team yang memiliki tugas SAMA PENTING nya. Oleh karena itu team harus solid, terus pupuk kekompakan team. Saling mendukung dan mengisi kekurangan satu sama lain adalah kunci langgengnya sebuah team.

Inilah materi yang dapat saya tangkap pada malam hari ini semoga bermanfaat..

 


Komentar

  1. Semangat terus bundaa, keren euy

    BalasHapus
  2. Lengkap sekali Bunda tulisannya mudah dipahami

    BalasHapus
  3. Biarkan pena ini menulis, tak terasa sdh pertemuan ke 12.
    Ibu yang satu ini memang luar biasa... He he lanjut...

    BalasHapus
  4. Ringkas, padat dan informatif .keren

    BalasHapus
  5. Resumenya Jeliita..(Jelas, ringkas dan makin tertata)
    Semangatt bu Ana

    BalasHapus
  6. Lanjutttkaaan..... Hingga karya solo tercipta

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BLOG SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN