MENGENAL PENERBIT INDIE
PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI GELOMBANG 23 & 24
Pertemuan ke : 17
Hari/ TAnggal : Rabu, 23 Februari 2022
Narasumber : Mukminin, S.Pd. M.Pd
Moderator : Helwiyah
Penulis : Satrianah, S.Pd.I
Alhamdulillah pada malam ini kita masih dapat berjumpa di WAG dalam
acara rutin kita, yaitu kelas belajar menulis. Malam ini materi kita adalah
mengenal penerbit indie yang akan disampaikan oleh bapak Mukminin, S.Pd. M.Pd.
Setelah saya membaca profil dari bapak Mukminin, S.Pd. M.Pd. ternyata
beliau mulai menulis setelah umur 55 tahun, hal ini sangat memotivasi saya,
beliau yang sudah berumur 55 tahun saja masih sangat produktif dalam menulis
dan menghasilkan banyak karya apalagi saya yang masih berumur 34 tahun. Mudah-mudahan
saya dapat menulis dan menerbitkan buku.
Semakin hari setiap pertemuan muncul semangat. Dan semangat ini
semakin menggebu-gebu. Ini adalah kelas yang sangat hebat. Saya menjadi sangat
beruntung dapat bergabung dalam grup ini, bertemu dan berkumpul dengan
orang-orang hebat. Semoga sayu juga dapat menjadi orang hebat.
Maaf pak Mukminin saya copy linknya ya pak supaya tidak hilang dan kapan-kapan bisa
berkunjung.
https://cakinin.blogspot.com/2022/02/usia-56-tahun-aku-berkarya-dan.html
Dalam kita butuh ketekunan dan perjuangan. Selain itu, perlu juga
tekad dan motivasi tinggi agar tidak goyah saat menjalani proses menulis.
A. Kata-kata
Mutiara yang dapat memotivasi kita untuk menulis
1."Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah
sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak". - Ali bin Abi
Thalib
2. "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama
besar, maka jadilah penulis". - Imam Al-Ghazali
B. Tahapan Cara
Menulis dan Menerbitkan Buku yang Tepat.
Seorang yang ingin bisa
menulis dan menerbitkan buku, maka perlu memahami tahapan menerbitkan buku. Ada
5 tahapan yg harus dilalui:
1. Prawriting
a. Tahap awal penulis mencari ide apa yang akan ditulis dg peka
terhadap sekitar ( Pay attention).
b. Penulis hrs kreatif menangkap fenomena yg terjadi di sekitar
untuk menjadi tulisan.
c. Penulis banyak membaca buku.
2. Drafting
Penulis mulai membuat Draf ( outline buku/ daftar isi buku)
dilanjutkan menulis naskah buku sesuai
draf tadi.
Menulis harus sesuai dengan apa yang disukai ( pasion). Boleh
menulis artikel, cerpen, puisi, novel dan sebagainya dg penuh kreatif merangkai
kata, menggunakan majas, dan berekpresi untuk menarik pembaca.
3. Revisi
Setelah naskah selesai maka kita lakukan revisi naskah. Merevisi
tulisan mana yang baik dicantumkan, naskah mana yang perlu dibuang, naskah mana yg perlu ditambahkan.
4. Editting/ Swasunting
Setelah naskah kita revisi maka masuk tahapan editting. Penulis
melakukan pengeditan. Hanya memperbaiki berbagai kesalahan tanda baca,
kesalahan pada kalimat. Tahap ini boleh dikatakan sebagai
"Swasunting" yaitu menyunting tulisan sendiri sebelum masuk penerbit,
kan malu kalau banyak kesalahan. Maka penulis dituntut untuk memiliki kemampuan
bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai denga EBBI.
5. Publikasi
Jika tulisan Anda yang berupa naskah buku sudah yakin maka Anda
memasuki tahap Publikasi atau penerbitan
buku.
C. Penerbit
Buku ( Penerbit Mayor dan Penerbit Indie
)
Penerbit buku ada dua macam. Pertama penerbit Mayor dan kedua
penerbit Indhie. Apa perbedaanya? mari kita ikuti uraian berikut ini :
1. Jumlah Cetakan di
penerbit mayor.
# Penerbit mayor mencetak
bukunya secara masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau
minimal 1000 eksemplar untuk dijual di toko-toko buku.
#Penerbit indie : hanya mencetak buku apabila ada yang memesan atau
cetak berkala yang dikenal dengan POD ( Print on Demand) yang umumnya
didistribusikan melalui media online Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, WA
grup dll.
2. Pemilihan Naskah yang
Diterbitkan
# Penerbit mayor :
Naskah harus melewati beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan
sebuah naskah. Tentu saja, menyambung dari poin yang pertama, penerbit mayor
mencetak bukunya secara masal 1000 - 3000 eksemplar. Mereka ekstra hati-hati
dalam memilih naskah yang akan mereka terbitkan dan tidak akan berani mengambil
resiko untuk menerbitkan setiap naskah yang mereka terima. Penerbit mayor
memiliki syarat yang semakin ketat, harus mengikuti selera pasar, dan tingginya
tingkat penolakan.
# Penerbit indie :
Tidak menolak naskah. Selama naskah tersebut sebuah karya yang
layak diterbitkan; tidak melanggar undang-undang hak cipta karya sendiri, tidak
plagiat, serta tidak menyinggung unsur SARA dan pornografi, naskah tersebut
pasti kami terbitkan. Kami adalah alternatif baru bagi para penulis untuk
membukukan tulisannya.
3. Profesionalitas
# Penerbit mayor : Penerbit mayor tentu saja profesional dengan
banyaknya dukungan SDM di perusahaan besar mereka.
# Penerbit indie : kami pun profesional, tapi sering disalah
artikan. Banyak sekali anggapan menerbitkan buku di penerbit indie asal-asalan,
asal cetak-jadi-jual. Sebagai penulis, harus jeli memilih siapa yang akan jadi
penerbit Bapak Ibu dan Saudara-saudara. Jangan tergoda dengan paket penerbitan
murah, tapi kualitas masih belum jelas. Mutu dan manajemen pemasaran buku bisa
menjadi ukuran penilaian awal sebuah penerbitan. Kadang murah Cover kurang
bagus, kertas dalam coklat kasar bukan bookpaper ( kertas coklat halus). Kami
jaga mutu Cover bagus cerah mengkilat isi buku kertas cokal halus awet (
bookpapar).
4. Waktu Penerbitan
# Penerbit mayor :
Pada umumnya sebuah naskah diterima atau tidaknya akan dikonfirmasi
dalam tempo 1-3 bulan. Jika naskah diterima, ada giliran atau waktu terbit yang
bisa cepat, tapi ada juga yang sampai bertahun-tahun. Karena penerbit mayor
adalah sebuah penerbit besar, banyak sekali alur kerja yang harus mereka lalui.
Bersyukur kalau buku bisa cepat didistribusikan di semua toko buku. Namun, jika
dalam waktu yang ditentukan penjualan buku tidak sesuai target, maka buku akan
dilepas oleh distributor dan ditarik kembali oleh penerbit.
# Penerbit indie :
Tentu berbeda kami akan segera memproses naskah yang kami terima
dengan cepat. Dalam hitungan minggu bukumu sudah bisa terbit. Karena memang,
kami tidak fokus pada selera pasar yang banyak menuntut ini dan itu. Kami
menerbitkan karya yang penulisnya yakin karya tersebut adalah karya terbaiknya
dan layak diterbitkan sehingga kami tidak memiliki pertimbangan rumit dalam
menerbitkan buku.
5. Royalti
# Penerbit mayor : kebanyakan penerbit mayor mematok royalti
penulis maksimal 10% dari total penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis
setelah mencapai angka tertentu atau setelah 3-6 bulan penjualan buku.
# Penerbit indie : umumnya 15-20%
dari harga buku. Dipasarkan dan dijual penulis lewat fb, Instagram, wa
grup, Twitter, status, dll
6. Biaya penerbitan
# Penerbit mayor : Biaya penerbitan gratis. Itulah sebabnya mereka
tidak bisa langsung menerbitkan buku begitu saja sekalipun buku tersebut
dinilai bagus oleh mereka. Seperti yang sudah disebut di atas, penerbit mayor
memiliki pertimbangan dan tuntutan yang banyak untuk menerbitkan sebuah buku
karena jika buku tersebut tidak laku terjual, kerugian hanya ada di pihak
penerbit.
# Penerbit indie : Berbayar sesuai dg aturan masing-masing
penerbit. Antara penerbit satu dengan yang
lain berbeda. Karena pelayanan dan mutu buku yg diterbitkan tidak sama.
D. KAMILA PRESS
LAMONGAN
Penerbitan kamila press lamongan melayani cetak buku, dengan jasa
ISBN, editing, Lay out, dan
design cover buku dengan harga
terjangkau.
Syarat-syarat penerbitan di KAMILA PRESS LAMONGAN:
1. Kirimkan naskah lengkap mulai judul, kata pengantar, daftar isi,
naskahdaftar isi, daftar pustaka, biodata penulis dg fotonya dan Sinopsis
2. Ketik A5 ukurannya 14,8 x
21 cm, spasi 1,15 ukuran fon 11 dan margin kanan 2 cm, kiri 2 cm, atas 2 cm dan
bawah 2 cm. Gunakan huruf Arial, calibri atau
Cambria dan masukkan dalam 1 file kirim ke WA saya atau email gusmukminin@gmail.com
Karena saya
tertarik jadi saya copy sebagai bahan pertimbangan.
Rincian biaya
cetak buku TERBARU ( TERJANGKAU) di
KAMILA PRESS LAMONGAN, hub. hp/wa
Mukminin, 081330944498,
✓ Biaya Cetak buku A5, kertas "Bookpapar (coklat
halus)",
termasuk biaya
ISBN, Layuot, edit, cover buku:
A. 60 halaman:
# Cetak 5 buku/ eksp. = 566.000
# Cetak 10 buku/ eksp. =
632.000,
plus ongkir
B. 70 hlm:
# Cetak 5 buku = 570.000
# Cetak 10 buku = 650.000,
Plus Ongkir
C. 85 hlm :
# Cetak 5 buku = 580.000
# Cetak 10 buku = 660.000
D. 90 hlm:
# Cetak 5 buku = 600.000
# Cetak 10 Buku = 715.000
E. 100 hlm:
# Cetak 5 buku = 635.000
# Cetak 10.Buku = 725.000
F. 125 hlm:
# Cetak 5 buku = 650.000
# Cetak 10 buku = 751.000
G. 150 hlm=
# Cetak 5 buku = 665.000
# Cetak 10 buku = 800.000
H. 200 hlm:
# 5 buku = 695.000
# 10 buku = 841.000
I. 250 hlm:
# Cetak 5 buku = 725.000
# Cetak 10 buku = 900.00
J. 300 hlm:
# Cetak 5 buku = 753.000
# Cetak 10 buku = 957.000
SETELAH CETAK
10 BUKU DENGAN JUMLAH HALAMAN DAN HARGA TERSEBUT,
Lebihnya
dihitung harga cetak ulang :
1. Cetak buku 60 hlm
Harga @ 20.000
2. Cetak buku
70-75 hlm harga @21.000
3. Cetak buku
100 hlm. Harga @ 23.500
4. Cetak buku
140 hlm harga @ 27.000
5. Cetak buku
150 hlm @ 30.000
6. Cetak
buku 250 hlm. Harga @ 40.000
7. Cetak
buku 300 hlm. Harga @ 45.000
fasilitasnya:
Dibuatkan cover buku, layout, Edit, sertifikat
Penulis buku, PO buku. Dapat buku ISBN sesuai pesanan. Cetak 10 dapat 10 buku
yg 2 buku ke PERPUSNAS tanggung jawab Kamila Press.
Inilah materi
yang dapat saya rangkum pada maliam ini, semoga kita tetap istiqomah dalam
menulis dan menghasilkan karya.
![]()
![]()
![]()
Semangat bundaaa, kita harus lebih bisa dari beliau 🤣
BalasHapusLengkap sekali resumenya Bunda
BalasHapussemangat menulis bunda, warna yang menarik, sALAM SEHAT SALAM LITERASI
BalasHapusSemngat bunda resume yang bagus . Lanjutkan mari kita lulus bersama
BalasHapusSemangat terus sampai finish
BalasHapusMantab. Ayo smgt punya buku solo
BalasHapusTeruslah menulis. Jika tenta sudah habis isi ulang
BalasHapusAmiiiinn....semangat gel 23-24. Monggo diabadikan menjadi buku antalogi gel 23-24.💪🥰
BalasHapusLengkap, informatif Mbak
BalasHapusKeren, semangat!!
BalasHapusMantap
BalasHapusSalam literasi, Bund.
BalasHapus