menerbitkan buku semakin mudah di penerbit indie

 

 

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI GELOMBANG 23 & 24

Pertemuan ke                    : 18

Hari/tanggal                       : Jumat 25 Februari 2022

Narasumber                       : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd

Moderator                          : Rosminiati

Penulis                                 : Satrianah, S.Pd.I

 

Alhamdulillah pada mala mini kita masih dapat mengikuti kelas menulis seperti biasanya. Semoga kita dapat terus mengikutinya sampai pertemuan ke 30. Dan kita sebagai peserta pelatihan belajar menuli PGRI gelombang 23&23 dinyatakanlulus dan dapat menerbitkan buku.

Diawal pertemuan saya sangat bingung karena disuruh membuat resume di blog, sementara waktu itu saya sama sekali belum kenal dengan blogg, kuikuti pertemuan pertama terus kedua dengan posisi saya belum menulis di bologg pertemuan ketiga dan keempat saya tambah bingung, saya sudah berniat ingin mengundurkan diri, setelah saya mengikuti pertemuan ke empat saya masih belum menulis, sampai jam 12 malam saya belum tertidur karena saya memikirkansaya lanjut atau mengundurkan diri. Kalau lanjut saya tidak bisa menulis di blog, kalau saya mundur rasanya rugi.

Besok paginya Ketika disekolah saya buka WAG menulis gel 23&24. Dengan perasaan takut malu dan bercampur baur saya beranikan diri untuk mengirim pesan ke WAG. Saya berterus terang dan saya ceritakan keadaan saya. Alhamdulillah saya mendapat respon positif dari anggota grup. Ada balasan dari Om Jay, “ Tetap semangat ya buk nanti akan dibimbing oleh pakarnya yaitu pak brian”. Alhamdulillah saya mendapat bimbingan dari pak Brian dan kawan kawan yang lain sehingga say adapt menulis di blog. Terimakasih untuk semua.

Baiklah materi kita pada mala ini perkenalan dengan beberapa penerbit indie.

Sekarang untuk menerbitkan buku semakin mudah karena ada penerbit indie. Apa itu penerbit indie?

Penerbit indie itu adalah:

v  Tidak ada seleksi, Semua jenis naskah diterima.

v  Proses terbit cepat (1-3) bulan

v    Biaya penerbitan bervariasi tergantung ketentuan dan fasilitas penerbitan

v  Biaya cetak ulang dan ongkir ditanggung penulis

v  Penulis menentukan sendiri harga bukunya

v  Tidak memasarkan buku ke toko buku

v  Penulis yang harus memasarkan sendiribukunya jika ingin bukunya laris.

 

Bagi penulis pemula  tentu penerbit indie menjadi solusi untuk bisa mewujudkan impian memiliki buku karya sendiri.

Memang  kalau di penerbit indie, kita perlu keluar biaya untuk mendapat fasilitas pra cetak penerbitan. tapi itu memang konsekuensi dari penerbitan tanpa seleksi, sehingga biaya penerbitan menjadi tanggung jawab penulis untuk mendapat fasilitas penerbitan yang memuaskan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penerbit indie.

1.       Biaya penerbitan

2.       fasilitas penerbitan

3.       Batas maksimal jumlah halaman

4.       Ketentuan dan Biaya cetak ulang

5.       Apakah dapat Master PDF

6.       Lama penerbitan

7.       Jumlah buku yang didapat penulis

 

Ini ada dua penerbit indie yang diperkenalkan oleh pak Brian. Silahkan ditimbang-timbang lalu tetapkanpilihanmu.

 

Inilah materi yang dapat saya tangkap pada malam ini. Semoga bermanfat. Dan secepatnya dapat mengirimkan naskah kepenerbit.

 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBUAT RESUME MENDUNIA

Konsep Buku Nonfiksi

RESUME PERTEMUAN KE 7